Domisili

Banjarmasin, Indonesia

Kontak Saya

Pernah mendengar istilah cash back? Bagi kamu yang sering bertransaksi di e-commerce, istilah ini pasti sudah tidak asing lagi. Bahkan kamu mungkin menjadi salah satu orang yang sering memanfaatkannya.

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, cash back berarti uang kembali. Tapi ini berbeda dengan terminologi uang kembalian yang kita pahami selama ini.  Bukan bentuk kembalian karena kamu membayar barang dengan nominal uang yang lebih besar daripada harga barang tersebut.

Maksud dari uang kembali dari istilah tersebut merujuk pada promo yang diberikan oleh penjual. Jadi kamu membayar sesuai dengan harga yang tertera kemudian kamu akan mendapatkan uang kembali dari persentase harga yang kamu bayarkan tersebut. Bisa 5%, ada juga yang sampai 50%. Biasanya, konsumen bisa mendapatkan promo ini apabila sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Syarat dan ketentuan yang diberikan oleh masing-masing merchant tidak sama. Namun secara umum, tipenya hampir sama. Salah satunya seperti pembelian yang mencapai nominal tertentu baru mendapatkan cashback sekian persen. Jika tidak memenuhi nominal yang ditentukan, maka kamu tidak akan mendapatkan benefit promo.

Uang kembali yang seharusnya kamu terima juga biasanya dikirimkan dalam bentuk e-money. Terutama jika kamu bertransaksi di e-commerce. Untuk memastikan kamu kembali bertransaksi lagi menggunakan e-commerce tersebut, maka uang yang kamu terima akan dimasukkan ke dompet digital milik mereka.

Tidak ada yang salah dengan hal ini karena kamu pun masih tetap bisa memanfaatkan uang tersebut untuk transaksi selanjutnya, mulai dari membeli barang hingga membayar tagihan bulanan. Kamu juga bisa memindahkan cashback yang diterima ke rekening pribadi kamu.

Itu merupakan jenis cashback yang diberikan oleh toko online atau online shop. Tidak hanya toko online atau e-commerce yang menggunakan promo ini, tapi juga beberapa bentuk usaha yang lain, seperti :

  1. Kartu kredit
  2. Kendaraan bermotor
  3. Property
  4. Paket wisata

Sistem yang diberlakukan hampir sama. Begitu pula syarat dan ketentuan yang diberlakukan. Selain uang, ada juga yang memberi hadiah dalam bentuk barang.hal ini dilakukan agar transaksi bisa berjalan lebih mudah terutama untuk transaksi yang dilakukan secara offline.

Beda dengan Diskon

Banyak yang mengartikan cashback sama dengan diskon. Sekilas, keduanya memang sama. Tapi sebenarnya memiliki perbedaan yang mendasar.  Pada cashback, konsumen membayar penuh harga barang kemudian konsumen akan mendapat manfaat cashback, baik berupa uang, voucher, maupun barang.

Misalnya begini. Kamu ingin membeli handphone seharga Rp 2 juta dan mendapat promo cashback sebesar 10%. Kamu tetap harus membayar penuh harga handphone itu kemudian baru cashback akan diberikan. Bisa berbentuk fresh money, bisa juga berbentuk voucher atau aksesoris handphone dengan nilai yang sama.

Diskon memberikan potongan harga. Jadi konsumen hanya perlu membayar sesuai dengan harga barang yang sudah mendapat diskon. Kamu tidak perlu menyiapkan uang sejumlah harga barang sebelum diskon. Kamu tentu sudah paham dengan promo jenis ini karena banyak ditemukan di toko-toko offline maupun online.

Nah, itulah yang dimaksud dengan promo cashback dan perbedaannya dengan diskon. Di tengah sengitnya persaingan usaha, kamu akan menemukan berbagai promo yang menggiurkan, termasuk promo berupa cashback dan diskon. Kalau kamu menemukan promo-promo tersebut, jangan lupa untuk memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan kamu. Terlebih lagi untuk barang yang memiliki harga tinggi. Semakin tinggi harga barang, biasanya cashback yang diberikan akan semakin besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *